22 September 2017 16:15 wib
  • browser

 

ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR (IAT)

 

  1. Visi, Misi dan Tujuan

 

  1. Visi

Menjadi Prodi unggul dan profesional dalam pendidikan, pengkajian, penerapan dan pengembangan ilmu al-Qur’an dan Tafsir berbasis Transdisipliner untuk Mewujudkan Masyarakat Qur’ani (Qur’anic Society) di Indonesia tahun 2025.

 

  1. Misi
  1. Melaksanakan dan mengembangkan pendidikan dan pengajaran ilmu ilmu al-Qur’an dan Tafsir secara integratif-interkonektif dengan pendekatan multi dan trandisipliner.
  2. Melaksanakan dan meningkatkan penelitian dan pengkajian di bidang al-Qur’an dan Tafsir dalam rangka pengembangan konsep dan implementasi ilmu al-Qur’an dan Tafsir di tengah masyarakat.
  3. Menerapkan dan menyebarluaskan hasil-hasil studi ilmu al-Qur’an dan Tafsir dalam upaya internalisasi pengetahuan, wawasan, dan pemahaman masyarakat dalam  relasi kehidupan keberagamaan yang multireligius, multietnik dan multikultur.
  4. Meningkatkan kerja sama jurusan yang strategis, produktif, inovatif serta fungsional dengan berbagai pihak dalam rangka pelaksanaan tridarma Perguruan Tinggi (PT), terutama dalam upaya memperkuat pengelolaan kehidupan keberagamaan yang rukun, harmonis dan damai, baik di tingkat lokal maupun nasional.
  5. Mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan masyarakat yang qur’ani (qur’anic society).

 

  1. Tujuan
  1. Menghasilkan sarjana al-Qur’an dan Tafsir yang professional, mempunyai integritas keimanan yang kokoh, akhlak al-karimah, kedalaman ilmu dan keluasan wawasan.
  2. Menghasilkan sarjana di bidang ilmu al-Qur’an dan Tafsir yang mampu dan trampil melaksanakan penelitian serta memiliki kepekaan dalam menganalisis berbagai persoalan dan resolusi keagamaan di tengah-tengah masyarakat.
  3. Menghasilkan sarjana profesional yang menguasai ilmu al-Qur’an dan Tafsir dan kecakapan mengimplementasikannya di masyarakat serta berkomitmen tinggi mengabdikan dirinya untuk masyarakat.
  4. Membangun jaringan yang strategis dan fungsional dengan dengan berbagai pihak dalam upaya memperkuat pengetahuan, wawasan dan kajian dalam merespon dan mengelola interaksi keberagamaan yang rukun, harmonis dan kosntruktif, baik dalam tingkat lokal maupun nasional.
  5. Menghasilkan sarjana Ilmu Alquran dan Tafsir yang mampu menjadi garda terdepan dalam membangun masyarakat yang qur’ani (Qur’anic Society).

 

  1. Sasaran dan Strategi Pencapaian

Sasaran:

  1. Kurikulum yang diajarkan dalam proses perkuliahan tetap up to date dan memiliki relevansi yang tinggi dengan kebutuhan masyarakat Islam di Sumatera Utara khususnya dan umat Islam pada umumnya.
  2. Meningkatkan profesionalitas tenaga pendidik dan kependidikan secara berkesinambungan.
  3. Merekrut calon mahasiswa yang unggul dan memiliki dasar keilmuan yang relevan dengan pembelajaran program studi.
  4. Meningkatkan manajemen pengelolaan/administrasi
  5. Meningkatkan sarana dan prasarana
  6. Pengabdian kepada masyarakat

 

Strategi dan Pencapaiannya

  1. Meninjau muatan kurikulum dalam setiap tahun terhadap materi kurikulum pada empat tahun sebelumnya dengan melibatkan tenaga ahli.
  2. Mengadakan konsolidasi antara pengelolah prodi dengan tenaga kependidikan dalam pelayanan akademik.
  3. Mengintensifkan penyelenggaraan diskusi, workshop, penelitian, sarasehan, seminar dan kegiatan ilmiah lainnya.
  4. Mengadakan sosialisasi ke sumber calon mahasiswa yang berkualitas seperti pesantren dan madrasah aliyah setiap akhir tahun
  5. Membenahi dan melengkapi fasilitas dan media pembelajaran yang dapat member kemudahan bagi sivitas akademika dalam proses pembelajaran.

 

No.

Sasaran

Kondisi

Target Capaian

2015

2016

2017

2018

2019

2020

1

Kurikulum

Menggunakan KBK

Menggunakan KBK Berbasis KKNI

Menggunakan KBK Berbasis KKNI dan Multi Disipliner

Menggunakan KBK Berbasis KKNI dan berbasis Transdisipliner

Menggunakan KBK Berbasis KKNI dan berbasis Transdisipliner

Menggunakan KBK Berbasis KKNI dan berbasis Transdisipliner

2

Tenaga Pendidik

Dosen tetap 7 orang, terdiri dari 1 orang  Profesor, 2 Lektor Kepala, 4 Lektor

Desen tetap 7 orang, terdiri dari 1 orang  Profesor, 3 Lektor Kepala, 3 Lektor

Desen tetap 11 orang, terdiri dari 1 orang  Profesor, 3 Lektor Kepala, 5 Lektor, 2 Asisten Ahli

Desen tetap 11 orang, terdiri dari 1 orang  Profesor, 5 Lektor Kepala, 5 Lektor

Desen tetap 11 orang, terdiri dari 1 orang  Profesor 7 Lektor Kepala, 3 Lektor

Desennya sudah bergelar Doktor dan Mengurus Profesor, dan semuanya sudah tidak ada yang asisten ahli

3

Tenaga Kependidikan

Tenaga kependidikan terdiri dari pustakawan 3 orang, KTU 1 orang, Kasubbag 3 orang dan staf 10 orang

Tenaga kependidikan terdiri dari pustakawan 3 orang, KTU 1 orang, Kasubbag 3 orang dan staf 10 orang dan 1 orang arsiparis

Tenaga kependidikan terdiri dari pustakawan 4 orang, KTU 1 orang, Kasubbag 3 orang dan staf 10 orang dan 1 orang arsiparis

Tenaga kependidikan terdiri dari pustakawan 4 orang, KTU 1 orang, Kasubbag 3 orang dan staf 10 orang dan 1 orang arsiparis

Tenaga kependidikan terdiri dari pustakawan 4 orang, KTU 1 orang, Kasubbag 3 orang dan staf 12 orang, dan 1 orang arsiparis

Tenaga kependidikan terdiri dari pustakawan 6 orang, KTU 1 orang, Kasubbag 3 orang dan staf 12 orang dan 2 orang arsiparis

4

Mahasiswa

Jumlah mahasiswa 215 Orang

Jumlah mahasiswa 240 Orang

Jumlah mahasiswa 318 Orang

Jumlah mahasiswa 350 Orang

Jumlah mahasiswa 460 Orang

Jumlah mahasiswa 600 Orang

 

5

Sarana dan Prasarana

Ruang kuliah 4, ruang prodi 1, ruang dosen 1, ruang pustaka 1, lab. Komputer 1, lab. Bahasa 1.

Ruang kuliah 5, ruang prodi 1, ruang dosen 1, ruang pustaka 1, lab. Komputer 1, lab. Bahasa 1.

Ruang kuliah 6, ruang prodi 1, ruang dosen 1, ruang pustaka 1, lab. Komputer 1, lab. Bahasa 1.

Ruang kuliah 7, ruang prodi 1, ruang dosen 1, ruang pustaka 1, lab. Komputer 1, lab. Bahasa 1.

Ruang kuliah 8, ruang prodi 1, ruang dosen 1, ruang pustaka 1, lab. Komputer 1, lab. Bahasa 1.

Ruang kuliah 9, ruang prodi 1, ruang dosen 1, ruang pustaka 1, lab. Komputer 1, lab. Bahasa 1.

 

6

Pengabdian pada masyarakat

Pengabdian masyarakat yang dilakukan di 3 desa binaan  (Desa Sukean, Desa Tuk-tuk, Desa Harian Kab. Samosir)

Pengabdian masyarakat yang dilakukan di 4 desa binaan Prodi IAT (Desa Sukean, Desa Tuk-tuk, Desa Harian Kab. Samosir dan Di Pusat Kampung Qur’ani Desa Bandar Setia )

Pengabdian masyarakat yang dilakukan di 5 desa binaan (Desa Sukean, Desa Tuk-tuk, Desa Harian Kab. Samosir dan di Desa Sidomulyo Kec. Medang Deras)

Pengabdian masyarakat yang dilakukan di 6 desa binaan (Desa Sukean, Desa Tuk-tuk, Desa Harian Kab. Samosir, Desa Namorambe, dan di Desa Kayu Besar)

Pengabdian masyarakat yang dilakukan di 7 desa binaan (Desa Sukean, Desa Tuk-tuk, Desa Harian Kab. Samosir, Desa Namprambe, Binjai)

Pengabdian masyarakat yang dilakukan di 3 desa binaan (Desa Sukean, Desa Tuk-tuk, Desa Harian Kab. Samosir, Desa Namorambe, Di Kec.Padang Tualang, Langkat, binjai

 

B.Standar Kompetensi  Lulusan Prodi Ilmu Al-qur’an dan Tafsir Jenjang Strata Satu (S1).

 

1.       Isu-isu Strategis

 

Isu-isu Global

 

  1. Adanya kecenderungan pemikiran kehidupan masyarakat dunia dan kehidupan keagamaan yang lebih kritis, terbuka, rasional, inklusif serta pluralis.
  2. Munculnya perubahan sosial dan perubahan kehidupan keberagamaan dan perubahan kajian akademik terhadap bidang ilmu keagamaan.
  3. Dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa implikasi pada masalah politik, budaya, sosial, pendidikan dan kehidupan keagamaan, sehingga perlu kajian lebih mendalam dari aspek ilmu al-Qur’an dan Tafsir.

 

Isu-isu Nasional

 

  1. Situasi kehidupan masyarakat dan keberagamaan di Indonesia yang plural.
  2. Dinamika pemikiran dan kehidupan keberagamaan yang terus berkembang.
  3. Munculnya gerakan-gerakan keagamaan baru yang bernuansa sara yang menuntut penyikapan bijaksana, sebagai solusi perlu kajian lebih mendalam dari aspek ilmu al-Qur’an dan Tafsir.

 

Isu-Isu Lokal

 

  1. Masyarakat Sumatera Utara yang heterogen dari segi budaya, agama dan kepercayaan. Di satu sisi hal ini dapat menciptakan interaksi dan integrasi sosial secara positif, tetapi pada sisi lain dapat juga menimbulkan konflik. Kondisi ini menuntut adanya sumber daya pemerintah yang arif dan bijaksana dan berwawasan luas sehingga perlu kajian yang lebih mendalam tentang kehidupan keagamaan melalui penguasaan ilmu al-Qur’an dan Tafsir.
  2. Peluang pengembangan UIN-SU dalam pengembangan ilmu al-Qur’an dan Tafsir serta pengembangan konsep baru dalam melakukan rekayasa sosial kehidupan keagamaan yang lebih inklusif dan plural.

 

 

 

2. Profil Prodi dan Lulusan

  1. Profil Prodi

 

1.

Nama Program Studi

Ilmu al-Qur’an dan Tafsir (IAT)

2.

Fakultas

Ushuluddin dan Studi Islam

3

Struktur Organisasi

  1. Ketua Prodi       : H. Sugeng Wanto, S.Ag.,  M.Ag.
  2. Sekretaris Prodi  : Siti Ismahani, M.Hum.
  3. Staff                   : Hermansyah, S.Ag.

4.

Gelar Akademis

S.Ag. (Sarjana Agama)

 

  1. Profil Lulusan

 

Profil Lulusan

Profil utama lulusan Program Ilmu al-Qur’an dan Tafsir adalah cendekiawan, penggiat dan tenaga profesional yang menguasai ilmu Alquran dan tafsir, praktisi qur’ani yang  mempunyai integritas keimanan yang kokoh, akhlak al-karimah, kedalaman ilmu dan keluasan wawasan. Mampu dan trampil melaksanakan penelitian serta memiliki kepekaan dalam menganalisis berbagai persoalan dan resolusi keagamaan. Memiliki kecakapan dalam mengelola dan mengimplementasikan relasi keberagamaan yang rukun dan harmonis serta berkomitmen tinggi mengabdikan dirinya untuk masyarakat dalam mewujudkan masyarakat qur’ani (qur’anic society).

Profesi Lulusan

Profesi Utama

Tenaga siap pakai di bidang ilmu Alquran dan tafsir, seperti: tenaga bidang peneliti Alquran dan tafsir pada kementerian agama, konsultan pengembangan dan pengkajian al-Qur’an.

Profesi Tambahan A

Peneliti, dosen, aktifis sosial kemasyarakatan dan keagamaan, aktifis lembaga pengembangan Alquran, lembaga pemerintah dan lembaga keagamaan.

Profesi Tambahan B

Menjadi tenaga ahli dalam bidang ilmu al-Qur’an dan tafsir.

 

 

  1. Rumusan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesi (KKNI)
    1. Kompetensi Umum

 

Kompetensi Umum

 

Sesuai dengan idiologi Negara dan budaya Bangsa Indonesia, maka implementasi sistem pendidikan nasional yang dilakukan di Indonesia pada setiap level kualifikasi pada KKNI mencakup proses yang membangun karakter dan kepribadian manusia Indonesia sebagai berikut:

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  2. Memiliki moral, etika dan kepribadian yang baik dan islami di dalam menyelesaikan tugasnya;
  3. Berperan sebagai warga Negara yang bangga dan cinta tanah air serta mendukung perdamaian dunia;
  4. Mampu bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial dan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungan;
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, kepercayaan, dan agama serta pendapat/temuan original orang lain;
  6. Menjunjung tinggi penegakkan hukum serta memiliki semangat untuk mendahulukan kepentingan bangsa serta masyarakat luas.

 

Deskripsi generic level 6 Jenjang Sarjana (SI)

Paragraf Pertama

Mampu memanfaatkan ipteks dalam bidang keahliannya dan mampu beradaptasi dalam situasi yang dihadapi dalam penyelesaian masalah

Paragraf   Kedua

Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan secara umum dan konsep teoritis bagian bidang pengetahuan tertentu secara mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian secara procedural. 

Paragraf   Ketiga

Mampu mengambil keputusan strategis berdasarkan analisis informasi dan data dan memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternative solusi.

Paragraf Keempat

Bertanggung jawab atas pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab tas pencapaian hasil kerja organisasi.

 

 

  1. Kompetensi Program Studi

 

Kompetensi Lulusan

Kompetensi Utama

Indikator Capaian

Menguasai secara mendalam bidang ilmu al-Qur’an dan Tafsir.

Memahami dan menganalisis problematika bidang ilmu al-Qur’an dan Tafsir. Terutama dalam masalah keagamaan, pluralisme pemiki-ran dan kehidupan beragama.

Kompetensi Pendukung

Indikator Capaian

Memiliki kemampuan mendeskrip-sikan dan mengembangakan isu-isu kontemporer dalam bidang ilmu al-Qur’an dan Tafsir.

Mampu meneliti, mengajar, memecahkan problematika sosial keagamaan dan kema-syarakatan secara teoritis dan praktis.

Kompetensi Pelengkap

Indikator Capaian

Memiliki kemampuan dalam bi-dang rekayasa sosial dan keruku-nan hidup beragama.

Mampu mengidentifikasi problem-problem sosial dan keagamaan yang berdasarkan pemi-kiran ilmu al-Qur’an dan Tafsir.

 

  1. Rumusan Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes) Program Studi

 

  1. Capaian Pembelajaran Bidang Sikap, Pengetahuan, dan Ketrampilan Umum Program Studi

 

Rumusan Capaian Pembelajaran Bidang Sikap Umum dan Tata Nilai

 

Setiap lulusan program studi Ilmu Alquran dan Tafsir harus memiliki sikap sebagai berikut:

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religious.
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika Islam.
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila.
  4. Berperan sebagai warganegara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada bangsa dan Negara.
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan serta pendapat atau temuan orisinal orang lain.
  6. Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
  7. Taat hokum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
  8. Menginternalisasi nilai-nilai Islam, norma, dan etika akademik.
  9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri .
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan.
  11. Menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, etika akdemik, yang meliputi kejujuran dan kebebasan akademik dan otonomi akademik.
  12. Bertanggungjawab sepenuhnya terhadap nilai-nilai Islam dan akademik.

  

Rumusan Capaian Pembelajaran Bidang Pengetahuan Umum

 

Setiap lulusan program studi al-Qur’an dan Tafsir harus memiliki pengetahuan umum sebagai berikut:

  1. Memiliki pengetahuan tentang filsafat Pancasila, kewarganegaraan, dan wawasan kebangsan (nasionalisme) dan globalisasi.
  2. Memiliki pengetahuan dasar-dasar keislaman sebagai agama rahmatan lil ‘alamin.
  3. Mampu mengemukakan gagasan ilmiah secara lisan dan tulisan dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam perkembangan dunia akademik dan dunia kerja (dunia non akademik).
  4. Memiliki kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan dengan menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam perkembangan dunia akademik dan dunia kerja (dunia non akademik).
  5. Memiliki kemamuan berpikir kritis, logis, kreatif, inivatif dan sistematis serta memiliki keingintahuan imtelektual untuk memecahkan masalah pada tingkat individual dan kelompok dalam komunitas akademik dan non akademik.
  6. Memiliki kemampuan penguasaan pengetahuan terkait dengan integrasi keilmuan dan keislaman sebagai paradigma keilmuan.
  7. Mampu mengidentifikasi ragam upaya wirausaha yang bercirikan inovasi dan kemandirian yang berlandaskan etika Islam.

 

Rumusan Capaian Pembelajaran Bidang Ketrampilan Umum

 

Setiap lulusan program studi al-Qur’an dan Tafsir harus memiliki ketrampilan umum sebagai berikut:

  1. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan tekhnnologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora dan Islam sesuai dengan bidang keahliannya.
  2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur.
  3. Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora dan Islam sesuai dengan bidang keahliannya berdasarkan kaidah, tatacara, dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain, atau kritik seni.
  4. Menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi.
  5. Mampu mengambil keputusan secara tepat, dalam konteks penjelasan masalah di bidang keahlianya berdasarkan hasil analisis informasi dan data.
  6. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega dan sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya.
  7. Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok, melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada  pekerja yang di bawah tanggungjawabnya.
  8. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggungjawabnya dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri.
  9. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamanahkan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan mencegah plagiasi.
  10. Mampu memanfaatkan tekhnologi informasi komunikasi untuk pengembangan keilmuan dan kemampuan kerja.

  

 

 

  1. Capaian Pembelajaran Bidang Sikap, Pengetahuan, dan Ketrampilan khusus Program Studi
  1. Capaian Standar Kompetensi Lulusan Khusus Program Studi

Jenis Profesi

Aspek Capaian Standar Kompetensi Lulusan

Pengetahuan

Sikap

Keterampilan

Profesi Utama

Memahami secara komprehensif ilmu al-Qur’an dan Tafsir.

Memiliki sikap pemahaman tafsir yang arif dan bijaksana, berpikir kritis, sistematis, rasional, inklu-sif serta pluralis sebagai ciri dari ilmu al-Qur’an dan Tafsir yang menitik tekankan nilai saintis.

Terampil dalam mengem-bangkan wacana dan konsep-konsep atau para-digma Pemikiran ilmu al-Qur’an dan Tafsir, teru-tama dalam menatap reali-tas empiris perkemba-ngan kehidupan beragama.

Profesi Tambahan A

Mampu mengaplikas-ikan wawasan keilmuan al-Qur’an dan Tafsir dalam mengajar, mengamati atau menerapkannya dalam ke hidupan kemasyarakatan.

Memiliki sikap terbuka, eksploratif terhadap ilmu-ilmu yang berkem-bang pada bidang ilmu al-Qur’an dan Tafsir.

Mendesain atau mengem-bangkan teori/ konsep baru dalam bidang ilmu al-Qur’an dan Tafsir.

Profesi Tambahan B

Mampu mengem-bangkan ilmu-ilmu lain di bidang al-Qur’an dan Tafsir.

Memiliki sikap inklusif dan pluralis dalam menghadapi perkemba-ngan serta dinamika kehidupan beragama.

Mampu melakukan usaha-usaha alternatif dalam mengatasi masalah  sosial dan kerukunan kehidupan beragama.

 

  1. Capaian Kompetensi Dasar Program Studi

 

Jenis Profesi

Aspek Kompetensi Dasar

Pengetahuan

Sikap

Keterampilan

Profesi Utama

Memahami secara komprehensif ilmu al-Qur’an dan Tafsir

Memilik sikap berpikir religius, kritis, rasional dan pluralis

Terampil dalam mengem-bangkan ilmu- ilmu al-Qur’an dan Tafsir, yang berbasis sosiologi agama dan antropologi agama.

Profesi Tambahan A

Menguasai dan mengi-dentifikasikan isu-isu kontemprer dalam bi-dang sosial keagamaan

Memiliki sikap inklusif terhadap dinamika keaga-maan

Terampil dalam mengem-bangkan paradigma baru dari pola keberagamaan  masyarakat.

Profesi Tambahan B

Memahami konsep-konsep ilmu al-Qur’an dan Tafsir  dan mam-pu memadukannya ilmu-ilmu dasar keis-laman

Tanggap dan peka terha-dap setiap perubahan sosial keagamaan dan dinamika ilmiah  akademik bidang keagamaan.

Terampil dalam mengapli-kasikan  muatan keilmuan al-Qur’an dan Tafsir seba-gai solusi bagi problema-tika sosial.

 

 

  1. Indikator  Capaian Kompetensi Khusus Program Studi

 

Jenis Profesi

Aspek Indikator Capaian Kompetensi Dasar